Foto : Zaenuri
Rabu, 10 Agustus 2011 09:09 WIB
Dalam lalu lintas di perjalanan yang sangat ramai, kadang pengemudi harus berhenti lama akibat jalan yang macet, atau melewati rute berliku, serta melaju dengan kecepatan tinggi ketika bertemu jalan bebas hambatan.
Kondisi dan rute jalan seperti ini tentu memerlukan kondisi mobil yang prima. Ditambah dengan barang bawaan yang membuat kendaraan berada dalam beban penuh.
Hal ini semakin krusial jika kendaraan Anda termasuk ‘berumur’ - ditandai dengan tingginya angka di odometer. Sebut saja jika jarak yang telah ditempuh sudah mendekati, menyentuh, atau melewati 100 ribu kilometer. Artinya sejumlah pengecekan, penyetelan, bahkan penggantian harus dilakukan agar potensi masalah dapat ditiadakan.
Setiap ATPM memberikan perlakuan berbeda dalam melakukan perawatan rutin berdasarkan jarak tempuh. Itu sebabnya kami berpatokan pada prosedur bengkel resmi untuk memastikan langkah yang paling tepat bagi kendaraan Anda.
Peranti keselamatan dan kenyamanan berkendara perlu mendapat perhatian khusus mengingat rute perjalanan yang cukup jauh dan beratnya beban kerja mesin akibat lalu lintas yang padat.
Mumpung hari-hari menjelang mudik masih cukup jauh, tak ada salahnya untuk mempersiapkan kendaraan agar siap tempur.
Nah, kami akan membaginya dalam dua tahap penting berdasarkan faktor keselamatan dan kenyamanan berkendara.
KESELAMATAN
Anda tentu tak dapat mengabaikan faktor safety, lantaran faktor ini berhubungan dengan keselamatan seluruh penumpang. Kondisi jalan dan mobil yang tidak biasa, membuat mobil perlu dipersiapkan dengan matang.
• Ban
Pastikan keempat ban masih dalam kondisi baik dengan kembang ban masih tebal atau belum mencapai batas tolerasi (Tread Wear Indicator).
Tambalan ban tidak permanen atau terkoyaknya dinding ban mewajibkan Anda untuk segera menggantinya. Sebab ban sebagai satu-satunya bidang kontak dengan permukaan jalan akan menerima beban yang cukup berat.
Ban serep juga turut diperhatikan. Karena kita tidak tahu ketika sedang melaju, tiba-tiba ban kempis dan membutuhkan penggantian ban. Nah, pada kondisi seperti ini ban serep tentu menjadi komponen yang amat penting.
• Rem
Sistem rem ini menjadi perhatian kedua. Dalam kondisi sehari-hari dengan beban minim dan kondisi jalan perkotaan, kerja rem tidak terlampau berat.
Tapi saat mudik dengan beban penuh dan kadang melaju dengan kecepatan tinggi, rem perlu bekerja ekstrakeras untuk melakukan deselerasi.
Karena itu, sistem rem secara keseluruhan perlu diperiksa terutama kondisi minyak rem, kampas rem, master rem, kaliper, dan cakram atau teromol.
Pastikan tidak terjadi kebocoran pada sistem, atau piston pada kaliper rem terserang korosi yang dapat membuat rem mengalami kemacetan.
• Suspensi dan kemudi
Posisinya yang saling berdampingan membuat sistem ini mendapat perhatian selanjutnya agar mampu memberikan rasa aman dan nyaman ketika berkendara. Kondisi sokbreker, ball joint, tie-rod end, bearing roda, dan karet bushing suspensi patut mendapat perhatian.
Ganti bila salah satu komponen ini telah aus atau malah sudah rusak. Lalu lakukan spooring dan balancing setelah melakukan perbaikan atau penggantian komponen tersebut agar sudut-sudut di roda kembali normal dan tetap membuat pengendalian optimal serta memberikan kenyamanan berkendara.
KENYAMANAN
Meski tak berhubungan langsung dengan keselamatanan, namun faktor kedua ini tak kalah penting. Sebab akan menjadi merepotkan bila hal ini tidak mendapat perhatian dari sang pemilik. Alhasil, Anda menjadi perlu memanfaatkan posko jaga ATPM lantaran mengalami kendala teknis ini.
• Mesin
Sebagai tenaga penggerak, tentu ia harus dalam kondisi prima. Tiga unsur penting di mesin wajib mendapat perhatian yakni, udara, bensin, dan pengapian. Ketiga unsur ini wajib memberikan peran optimalnya agar mesin dapat bekerja dengan sempurna.
Filter udara wajib diperiksa atau dibersihkan sebelum melakukan perjalanan jauh. Selanjutnya, fuel system juga perlu diperiksa agar mampu menyuplai bahan bakar dengan baik. Dan sistem pengapian seperti busi, tak ada salahnya untuk diganti.
Selebihnya, tinggal memperhatikan faktor pendukung lainnya seperti cooling system dan pelumasan di mesin. Ganti kedua cairan ini agar kerja mesin jadi optimal. Plus memeriksa fungsi kipas elektrik agar mampu mendinginkan mesin ketika diperlukan. Apalagi ketika menghadapi kemacetan, mesin tidak mendapat suplai udara segar untuk melepaskan panas di radiator.
Tak kalah penting, V-belt juga wajib diperiksa. Sebab sabuk karet ini berfungsi untuk memutar komponen seperti kompresor AC, power steering, altenator, water pump, hingga kipas pendingin mesin. Bila sudah getas, sebaiknya segera diganti, mengingat harganya yang tak terlampau mahal namun dapat merepotkan bila sampai putus di perjalanan.
• AC
Stamina tubuh akan lebih terjaga ketika berada dalam suhu udara yang sejuk ketika di dalam kabin kendaraan. Peran AC sebagai peranti penyejuk udara menjadi faktor penting ketika mudik Lebaran.
Tak terbayang ketika AC bekerja dalam kondisi macet, kondensor dan radiator yang saling berdampingan, hanya mendapat suplai udara segar dari putaran kipas elektrik. Bila kipas elektrik tak bekerja optimal, tentu kerja AC dan mesin akan terganggu.
Selain itu jumlah refrigerant yang wajib diperhatikan untuk membuat dingin kabin mobil, termoswitch AC pun perlu mendapat perhatian. Sebab perannya sebagai pemutus kerja kompresor ketika suhu di dalam kabin mencapai suhu tertentu dan menjaga agar tidak terjadi pembekuan di evaporator.
Biasanya, pemilik kendaraan akan meminta servis AC ketika hendak liburan atau menghadapi mudik Lebaran seperti ini. Sebab akan sangat menganggu bila AC mengalami kendala ketika berada di perjalanan yang cukup jauh.
Kondisi dan rute jalan seperti ini tentu memerlukan kondisi mobil yang prima. Ditambah dengan barang bawaan yang membuat kendaraan berada dalam beban penuh.
Hal ini semakin krusial jika kendaraan Anda termasuk ‘berumur’ - ditandai dengan tingginya angka di odometer. Sebut saja jika jarak yang telah ditempuh sudah mendekati, menyentuh, atau melewati 100 ribu kilometer. Artinya sejumlah pengecekan, penyetelan, bahkan penggantian harus dilakukan agar potensi masalah dapat ditiadakan.
Setiap ATPM memberikan perlakuan berbeda dalam melakukan perawatan rutin berdasarkan jarak tempuh. Itu sebabnya kami berpatokan pada prosedur bengkel resmi untuk memastikan langkah yang paling tepat bagi kendaraan Anda.
Peranti keselamatan dan kenyamanan berkendara perlu mendapat perhatian khusus mengingat rute perjalanan yang cukup jauh dan beratnya beban kerja mesin akibat lalu lintas yang padat.
Mumpung hari-hari menjelang mudik masih cukup jauh, tak ada salahnya untuk mempersiapkan kendaraan agar siap tempur.
Nah, kami akan membaginya dalam dua tahap penting berdasarkan faktor keselamatan dan kenyamanan berkendara.
KESELAMATAN
Anda tentu tak dapat mengabaikan faktor safety, lantaran faktor ini berhubungan dengan keselamatan seluruh penumpang. Kondisi jalan dan mobil yang tidak biasa, membuat mobil perlu dipersiapkan dengan matang.
• Ban
Pastikan keempat ban masih dalam kondisi baik dengan kembang ban masih tebal atau belum mencapai batas tolerasi (Tread Wear Indicator).
Tambalan ban tidak permanen atau terkoyaknya dinding ban mewajibkan Anda untuk segera menggantinya. Sebab ban sebagai satu-satunya bidang kontak dengan permukaan jalan akan menerima beban yang cukup berat.
Ban serep juga turut diperhatikan. Karena kita tidak tahu ketika sedang melaju, tiba-tiba ban kempis dan membutuhkan penggantian ban. Nah, pada kondisi seperti ini ban serep tentu menjadi komponen yang amat penting.
• Rem
Sistem rem ini menjadi perhatian kedua. Dalam kondisi sehari-hari dengan beban minim dan kondisi jalan perkotaan, kerja rem tidak terlampau berat.
Tapi saat mudik dengan beban penuh dan kadang melaju dengan kecepatan tinggi, rem perlu bekerja ekstrakeras untuk melakukan deselerasi.
Karena itu, sistem rem secara keseluruhan perlu diperiksa terutama kondisi minyak rem, kampas rem, master rem, kaliper, dan cakram atau teromol.
Pastikan tidak terjadi kebocoran pada sistem, atau piston pada kaliper rem terserang korosi yang dapat membuat rem mengalami kemacetan.
• Suspensi dan kemudi
Posisinya yang saling berdampingan membuat sistem ini mendapat perhatian selanjutnya agar mampu memberikan rasa aman dan nyaman ketika berkendara. Kondisi sokbreker, ball joint, tie-rod end, bearing roda, dan karet bushing suspensi patut mendapat perhatian.
Ganti bila salah satu komponen ini telah aus atau malah sudah rusak. Lalu lakukan spooring dan balancing setelah melakukan perbaikan atau penggantian komponen tersebut agar sudut-sudut di roda kembali normal dan tetap membuat pengendalian optimal serta memberikan kenyamanan berkendara.
KENYAMANAN
Meski tak berhubungan langsung dengan keselamatanan, namun faktor kedua ini tak kalah penting. Sebab akan menjadi merepotkan bila hal ini tidak mendapat perhatian dari sang pemilik. Alhasil, Anda menjadi perlu memanfaatkan posko jaga ATPM lantaran mengalami kendala teknis ini.
• Mesin
Sebagai tenaga penggerak, tentu ia harus dalam kondisi prima. Tiga unsur penting di mesin wajib mendapat perhatian yakni, udara, bensin, dan pengapian. Ketiga unsur ini wajib memberikan peran optimalnya agar mesin dapat bekerja dengan sempurna.
Filter udara wajib diperiksa atau dibersihkan sebelum melakukan perjalanan jauh. Selanjutnya, fuel system juga perlu diperiksa agar mampu menyuplai bahan bakar dengan baik. Dan sistem pengapian seperti busi, tak ada salahnya untuk diganti.
Selebihnya, tinggal memperhatikan faktor pendukung lainnya seperti cooling system dan pelumasan di mesin. Ganti kedua cairan ini agar kerja mesin jadi optimal. Plus memeriksa fungsi kipas elektrik agar mampu mendinginkan mesin ketika diperlukan. Apalagi ketika menghadapi kemacetan, mesin tidak mendapat suplai udara segar untuk melepaskan panas di radiator.
Tak kalah penting, V-belt juga wajib diperiksa. Sebab sabuk karet ini berfungsi untuk memutar komponen seperti kompresor AC, power steering, altenator, water pump, hingga kipas pendingin mesin. Bila sudah getas, sebaiknya segera diganti, mengingat harganya yang tak terlampau mahal namun dapat merepotkan bila sampai putus di perjalanan.
• AC
Stamina tubuh akan lebih terjaga ketika berada dalam suhu udara yang sejuk ketika di dalam kabin kendaraan. Peran AC sebagai peranti penyejuk udara menjadi faktor penting ketika mudik Lebaran.
Tak terbayang ketika AC bekerja dalam kondisi macet, kondensor dan radiator yang saling berdampingan, hanya mendapat suplai udara segar dari putaran kipas elektrik. Bila kipas elektrik tak bekerja optimal, tentu kerja AC dan mesin akan terganggu.
Selain itu jumlah refrigerant yang wajib diperhatikan untuk membuat dingin kabin mobil, termoswitch AC pun perlu mendapat perhatian. Sebab perannya sebagai pemutus kerja kompresor ketika suhu di dalam kabin mencapai suhu tertentu dan menjaga agar tidak terjadi pembekuan di evaporator.
Biasanya, pemilik kendaraan akan meminta servis AC ketika hendak liburan atau menghadapi mudik Lebaran seperti ini. Sebab akan sangat menganggu bila AC mengalami kendala ketika berada di perjalanan yang cukup jauh.
Penulis : Trybowo Laksono



10:06 AM
kharisil


0 comments:
Post a Comment